Berbintang Virgo, lahir pada tanggal 31 Agustus 1980. Masq ini merpkn salah satu trend centerq, beberapa gaya nya sempat ku aplikasikan. Mulai dari musik, clothes, etc...
Jarak klahiran masq ini hanya terpaut 1thn dgn kakakq yang pertama, sebenarny masq ini lahir di Madiun. Di rumah (alm) mbah Kadin Imam Sanusi, tapi karena tuntunan akta maka tempat lahir masq di ganti mengikuti suratan akte klahiran yaitu di kabupaten Blora tempat Kami tinggal.
Berhubung kedua saudaraq ini lahir dengan jarak waktu yang berdekatan membuat mereka mempunyai kisah bersama yang lebih banyak daripada denganq, terutama saat-saat bermain di waktu kecil. Kemanapun mereka main dapat dipastikan mereka akan bersama.
Ibu memilih Kota Madiun sebagai kota kelahiran masq ini karena waktu itu kakakq berumur 1th dan sedang aktif-aktif nya sebagai belita, dengan di pilih nya kota Madiun Ibu mendapatkan bantuan dari Nenek dan saudara-saudara disana selama proses persalinan.Maklum keluarga baru, kecil, dan apa adany.....
Saudara dan keluarga menjadi sandaran Kami saat itu,he99...
Bahkan dengan uforianya Bapak memesan satu unit bus untuk memboyong masq pulang ke Cepu, katany sih biar bisa ikut semua. Dari dulu sampai sekarang masih sama armada Bus yang berani membelah padatnya gunung kapur dan rimbunya hutan jati, adalah PO Gunung Mas. Dengan pantulan peredam kejut yang keras dan jalan yang kurang bersahabat.
Mas Bay itu lincah, dengan klincahannya smua pohon dipanjat, main tanpa ingat waktu pulang. Pernah juga Mas Bay d tali kakinya dengan kain yang dikaitkan dengan kaki meja karena hendak main. Biasanya teman main masq ini sama dengan teman main kakakq, dan pada saat itu tetangga Kami juga banyak anak yang seumuran dan sepermainan.
Saat sekolah Taman Kanank-Kanak Mas Bay sekelas dan bersama Mb Indah, Karena Mas Bay tidak mau jika ditinggal sendiri di rumah. Jadi mereka sekolah bersama sejak berada di kelas nol kecil, walaupun usia mereka terpaut satu tahun. Mereka bersekolah di TK Rimba, saat itu rumah Kami sudah berpindah dari kontrakan yang berada di sebelah sungai pembatas antara jawa timur dan jawa tengah ke rumah yang dibeli oleh Bapak-Ibu di desa Ngelo. Rumah Kami tepat berada di belakang komplek/rumah dinas Perhutani, yang terdiri dari satu kamar dan satu ruang utama. Dengan rumah minimalis tersebut menyisakan tanah yang lumayan luas, dengan pohon pisang, kolam ikan buatan, pohon pinang, dan beberapa tumbuhan rimbun lainnya.
Sesampai saat kenaikan kelas 2 SD, Mas Bay tidak bisa ikut naik kelas bersama kakakq. Hal ini memang di sengaja oleh Ibu untuk kebaikan perkembangan pendidikannya, serta sebagai interval terutama dalam hal biaya pendidikan. Sebenarnya beberapa gurunya menyayangkan hal tersebut, tetapi Masq sendiri mau mengikuti apa yang dikatakan oleh Ibu. Alhasil Masq harus mengulang kelas 1 di tahun ajaran berikutnya.
Masq senang sekali jika bermain bersama temannya, terutama teman sepermainan tetangga rumah, saat itu Masq sedang bergelantungan di jendela tetangga depan rumah Kami. Tepatnya di rumah dinas perhutani yang segala sesuatunya terbuat dari kayu, dengan jendela terbuka dan tirai sederhana yang terdiri dari kawat baja sebagai pengaitnya. Aksi bergelantungan Masq berakhir celaka, pelipisnya tersangkut ujung kawat yang tajam yang mengakibatkan luka membekas smpai saat ini dipelipis-atas matanya.
Tak berhenti disini kelincahan Masq, saat main petak umpet dengan kakakq dirumah masq ku bersenbunyi didalam lemari baju Bapak yang berisi tiga pintu. Pintu lemari yang ditutupnya dengan rapat membuat pasokan udara susah masuk ke dalam yang akhirnya membuat masq kehabisan oksigen di dalam lemari. Mungkin beberapa orang bilang Mati Lemas, yang akhirnya ditemukan Bapak-Ibu setelah Mbakq tidak berhhasil menemukanya....he99...
Bapak-Ibu sering bilang kalo Mas Bay itu Hitam karena sering main dan lupa waktu, bahkan Ibu pernah marah-marah ke Masq yang pulang larut malam. Disuruhnya membawa baju yang dipunya agar mengungsi di tempat temanny dimana dia bermain. Tapi tetap saja seperti itu, bahkan Mas Bay pernah tidur di teras rumah gara-gara tidak di buka-kan pintu rumah oleh Ibu. Biasanya patner nya sih A, kalau A masih ntn tv sampai larut malam secara diam-diam tak bukain pintu rumah. He99...
Dulu Kecamatan Cepu sering mengadakan lomba sepeda hias, pesertanya tentu siswa-siswa seluruh kecamatan. Masq dengan besutan andalannya sebuah sepeda BMX ukuran sedang dihias dengan berbagai pita dan aksesoris. Photo yang sempat terabadikan kompak sekali dengan kakakq dengan jengki, dengan kostum training yang sepadan.
ini adalah trah keluarga, setelah TK Rimba dan SD Rimba/ Ngelo 1 maka sekolah menengah pertamanya adalah SMP N 2 Cepu (ESPERO/es em pe loro), menurut cerita masq guru yang galak adalah Pak Huri-seorang guru olah raga yang memiliki disiplin dan punya cara tersendiri untuk mendisiplinkan murid-muridnya. Kendaraan masq pun telah berganti dari BMX menjadi sepeda federal, hadiah dari Bapak saat dia khitan.
Karir masq menanjak ketika sedang duduk di bangku SMU, saat itu Mas Bay memperoleh mandat sebagai Ketua OSIS (tau deh angkatan berapa,jadul pkok'e). Saat itu pun kendaraan dinas nya berubah menjadi Sepeda Unta milik Mas Wiwit (tetangga depan rumah), dengan sistem genjot bareng. Dari sepeda itu terciptalah cinta SMU antara Masq dengan gadis berinisial "D", tp maap yg ini cm cerita cinta saja karena tidak berlanjut. He99...
Saat itu juga, Mas Bay aktif di IKA-SII, juga sempat menjabat sebagai Ketua. Pernah A mengikuti event yang diadakan organisasi tersebut, yaitu lomba model dan A berhasil meraih juara pertama untuk tingkat anak-anak (brarti A tampan dong,he5...:-)
Kota Malang menjadi pilihan Mas Bay untuk menuntut ilmu dalam rangka meraih gelar S1 nya di bidang teknik sipil, terang saja Mas Bay gandrung dengan ini karena gambar tangan hasilnya sangat bagus. Sering dan tidak jarang tugas sekolahq menggambar digambarkan oleh ny. Di Universitas Muhammadiyah Malang dia menyerahkan seluruh masa mudanya untuk mengejar cita-cita sebagai arsitek, walau di lalui di jurusan teknik sipil.
Hobi main dan jarang pulang tidak berhenti saat Mas Bay kecil, saat-saat kuliah pun masih melekat di dirinya. Hiking /pendakian gunung menjadi pilihannya, bersama teman-temannya dari Cepu yang kuliah di Kota Malang dan sekitarnya. Gunung yang pernah ditaklukannya antara lain: panderman, semeru, arjuno, dll. Selain cerita menegangkan, mistis, dan mendebarkan ada pula cerita lucu yang mengiringi pendakiannya. Terjadi pada salah satu teman Mas Bay dengan jenis kelamin cowok dan berambut gondrong yang di goda oleh pemuda kampung, ketika ditoleh terlihatlah jenggot lebat teman Mas Bay dan alhasil kabur lah sang pemuda dengan membawa malu di sekujur dirinya.
Tapi ternyata kegiatan pendidikan Mas Bay sangat menyita waktu, walau di berdalih hanya dilakukan saat liburan. Akhirnya dia beralih mencari kesibukan lain dengan menjadi asisstan salah satu Laboratorium Teknik Sipil-Universitas Muhammadiyah Malang dan pernah juga Mas Bay menjadi part time di divisi Penerimaan Mahasiswa Baru-UMM. Hal ini yang membuat nama Masq menjadi naik daun di kalangan Dosen-Dosen, sering dan tidak jarang Mas BAy diajak dalam menyelesaikan suatu proyek yang di dapat oleh dosennya. Mulai dari pembangunan pabrik, terminal, pom bensin,dll.
Di mulai dari hal tersebut Mas Bay menentukan pilihanya untuk menetap di Malang dan meminta kepada Bapak-Ibu untuk dibelikan sebuah rumah, yang fungsinya sebagai tempat tingal, investasi, serta mengurangi pengeluaran untuk kost. Jodoh pun masih jauh diangan, cew yang di taksir pun sepertinya telah jatuh di tangan pria lain.he99....(yg ini sih gosip dr tmn2 kost ny)
Manusia berencana, Allah yang menentukan. Saat ada pertemuan Keluarga Besar Roesmarkam di rumah tante Nuril (blimbing-malang) Mas Bay berkenalan dengan Kak Ina-Keponakan dari tante Nuril asli Kalsel tp menetap di JKT dan sedang magang di Bandara Juanda. Kebetulan saat itu sedang libur dan Kak Ina menghadiri acara tiga bulanan tersebut, dan mereka pun mulai saling mengenal satu sama lain.
Kata Ibu ini emang rencana yang sudah disusun antara Ibu-Om Yus-tante Nuril. Mantap tho...
he99...
Setelah selesai magang di Bandara Juanda Kak Ina kembali terbang ke JKT, dan cinta mereka harus dilaksanakan secara jarak jauh. Tentu HP dan email adalah tools yg mereka gunakan dalam melipur rindu...
Perkenalan merekapun berlanjut ke pelaminan, dan saat ini telah dikarunia seorang putra bernama Satrio Bagas Purnomo. Dan Mas Bay pun menetap di Jakarta-Bekasi bersama anak dan istriny, dan bekerja di salah satu kontraktor ternama.
so par ,so gud...
koen my borther...
tenk kyu por all..........
Bayu Agus Purnomo
Jumat, 05 Februari 2010
Diposkan oleh
topx_cpoe
di
23:37
2
komentar
Indah Yuli Prastiani
Rabu, 03 Februari 2010
Kakak pertamaq berjenis klamin cewk, terlahir pd tgl 13 Juli thn 1979 di kota minyak Cepu. Saat kakakq lahir Bapak -Ibu masih kontrak rumah di desa sorogo-cepu, tepat d samping/agak ke bawah jembatan anak sungai Bengawan Solo sebagai pemisah antara prov jateng dan jatim. Kalau crita kakakq masa-masa itu adalah masa perjuangan bagi Bapak-Ibu dalm membangun istana kluarga Kami, berbagai macam hal dilewati. Tapi untunglah Bapak-Ibu adalah pegawai jadi bisa mnabung unk disisihkan guna membeli rumah yang saat ini Kami tinggali, walaupun sama-sama di desa tapi kl sdh milik akan lebih nyaman. Tanpa harus byr uang kontrakan, dan sedikit menghindar dari banjir.
Kondisi fisik Mb. Indah saat kecil sangatlah subur/gemuk, bahkan mendapat predikat "gentong", karena badannya yg gemuk amat. Tp walaupun cewk kkakq ini adalah seorang pemberani dan gualak,mungkin ini kturunan dari Ibu.he99...
Sekolah TK favorit keluarga Kami adalah di TK Rimba-Ngelo, sebelah selatan rumah Kami dan berjarak sekitar 200m. Sebuah sekolah Taman Kanak-Kanak yang dikolola oleh Perhutani, tempat Bapak bekerja. Selain dekat dengan rumah banyak teman bermain kakak yang sekolah di sana juga, hal ini yang kmudian menjadi alasan kanapa sekolah sederhana binaan orang rimba itu dipilih.
Setelah lulus TK, kakak berlanjut skula d SD rimba, ato sekarang berubah nama menjadi SD N Ngelo 1 cepu. Saat SD kakakq dah sering ikut lomba baca puisi, dah sering dikirm oleh sekolah untuk mewakili di tingkat kecamatan. Hal ini di dukung sepenuhny oleh Ibu, Ibu juga bisa mengajari baca puisi karena Ibu Kami adalah seorang Guru SD.
Sepeda yg digunakan kakaq adalah sepeda jengki/speda cewk yg ad boncengan&kranjang di depan, bahkan dulu waktu q masih kecil A sring di bonceng di kranjang itu. Bahkan sampai kakakq sekolah SMA pun sepeda itu masih tetap setia menemaniny.
Trek berikutny adalah SMP N 2 Cepu, saat itu sekolah ini adalah sekolah favorit dan elite. Sampai sekarang pun masih tetap seperti itu, namun persaingan dunia pendidikan semakin ketat. Saat itu pun kakakq masih rutin mengikuti perlombaan baca puisi, dan hampir menjadi murid pling d hafal oleh guru bahasa indonesia.
Dari SMP N 2 Cepu ini kakakq banyak menemukan sahabat yang luar biasa, dan dari beberapa back ground kehidupan. Ada teman yang dekat rumah, ada yg putri dari pimpinan bapak d kantor, ada yg rumah ny jauh di kota cepu, dll. Namun kl d cek dari foto-foto yg ada, mereka sangatlah akrab dan dekat. Sekolah pun sekelas, Kelompok seni dan pentas juga sekelas, dan masih banyak lagi.
Tapi sayang, begitu masa SMP itu berakhir mereka harus berpisah dengan beberapa teman mereka. Kakakq harus sekolah d SMA N 2 Cepu, yang berada di desa Mrenung-cepu. Yang berjarak 15 km dari tempat tinggal Kami, setiap pagi sepeda kakakq d ttp kan d rmh tmnny unk gnt naik angkota langgananny. SMA N 2 Cepu adalah salah satu SMA Negeri yg ada d kota Kami, walaupun namany adlh sekolahan cepu tp ternyata lokasi ny amat jauh. Bahkan waktu pertama Kami berkunjung kesana sekolah tersebut masih dikelilingi oleh sawah-sawah. Namun disayangkan, selain jauh jalan menuju ksna jg krg di perhatikan oleh pemerintah.
Hal yg ckup mlelahkan...
pernah suatu ketika, saat penerimaan raport kakaq lupa untuk membawanya plg. Uhh...Ternyata masih tertinggal di kolong meja tempat kakaku duduk, hampir saja Bapak marah besar krn dikirany raport tersbt hilang.
Sebenarny dulu kakakq jg mendaftar d SMA N 1 Cepu yg secara geografis lebih dekat dengan rumah Kami, namun DANEM berkata lain. Ada juga beberapa oknum yg memberi penawaran unk memesukan kakakq k SMA tsb, tp dgn syarat tertentu (mahar) namun Bapak&Ibu menolak secara mentah-mentah. Kalau dari mencari sekolah saja sdh KKN, gimana saat kerja nanti???!!!!!
Seusai SMA, kakak melanjutkan kisah ny d kota Jogja, tepatny d daerah ring road utara-kamps AMIKOM "tempaT kuliahny org berdasi" he99...
Hal ini lebih dipengaruhi oleh banyak ny keluarga yg sekolah disana dan sedang ngetrend ny tentang komputer. Kakakq mengambil jurusan Manajemen Informatika, selain aktif kuliah kakakq juga aktif d kegiatan remaja Masjid dekat kost. Bahkan sempat juga menjabat sebagai sekertaris umum HMI d jogja.
Dengan membludaknya penggemar dunia IT, kakakq tidak kbagian tpt d dunia kerja dan akhirny memutuskan unk skula lg d bidang pendidikan bahasa indonesia d Univ. Kanjuruhan Malang.
Syukurlah, saat ini kakakq sudah mengajar d SMEA Negeri&SMP Muh Cepu...
Kakaka juga telah di karunia i 2 orang anak (putra&putri/Hanif&nurul), dari pernikahany dengan mz Fatihk...
Selain aktif sebagai pengjr kakakq juga aktif sebagai penyuluh KB d beberapa desa d kecamtan Cepu, d bwh koordinasi langsung dari Semarang...
Tak dapat di pungkiri kakakq juga sebagai panutan&inspirasiq....
tenk kyu por all...
Diposkan oleh
topx_cpoe
di
21:20
0
komentar
Label: me
JATNO
Selasa, 02 Februari 2010
itu adalah nama ayah ku. Dengan ejaan lama JATNO (yatno ,red) lahir di Wonogiri pada bulan 09 Agustus 1955, tepatnya di desa pojok, jatisrono. Desa yang terletang diantara bukit-bukit pemisah antara gunung Merapi dan laut selatan, serta jauh dari wilayah perkotaan.
Terlahir dari pasangan (mbah) Kartono dan (alm) Kariyem sebagai putra tunggal, sebenarnya Bapak punya adik cewek tp meninggal waktu kecil karena sakit dan msh jauh dari pertolongan dokter. Mungkin hanya obat tradisional serta jampi-jampi dukun yang ada. Adat jawa kraton masih sangat melekat di desa pojok, hal ini mungkin dipengaruhi oleh letak geografisnya yang dekat-dekat jauh dengan kota Ngayogyakarta dan Surakarta walaupun harus naik-turun gunung serta menyeberangi sungai untuk sampai ke sana.
Banyak juga cerita mistis yang sering di ungkap bapak mengenai masa kecil dan cerita di desa nya, tapi tak se-vulgar ap yg d ungkap oleh entertaiment. mulai dari cerita aneh, mistis, kejawen, sampai hal-hal yang dianggap lucu oleh orang yg tinggal jauh dari suasana pedesaan. Selain itu desa tempat Bapak dilahirkan dikenal dengan "gaplek" makanan yang terbuat dari nasi aking/agak basi yang kmudian d olah unk d konsumsi,hal ini bisa terjadi krn krg meratany perhatian pemerintah di masa itu. Tentunya jika musim panen belum tiba dan persediaan beras sudah menipis, gaplek lah alternatif ny.
Selain terkenal sebagai penghasil gaplek, wonogiri juga terkenal dengan waduk gajah mungkur, yang membuat 3desa harus bertransmigrasi ke beberapa pulau yang masih sepi demi suksesi irigasi. Selain untuk irigasi waduk buatan itu juga digunakan sbg sarana wisata masyarakat sekitar dan sebagai pembangkit listrik tenaga air.
Dulu waktu Bapak Sekolah Rakyat/ SR (sekrg SD) harus menempuh jarak lebih dari 10 km dengan berjalan kaki,maklum kendaraan umum dan kendaraan pribadi lainnya belum familiar saat itu d indonesia. Kalo pun ada Bapak enggan untuk menumpang, kata ny pusing kl liat pohon bergerak. Padahal itu hanya efek mabuk kendaraan.
Riwayat Sekolah Bapak tak berhenti disini&disana, Bapak melanjutkan ke ST/Sekolah Teknik. Bukan sarjana teknik, tp kyk ny kl skrg SMK/STM. Entah ap yg mendorong Bapak untuk tetap melanjutkan sekolah, padahal banyak teman2ny yg lebih memilih untuk membajak sawah dan memelihara "rojokoyo" (sapi,kambing,kebo,dll).
Bapak memiliki Bapak Angkat yang di hormati karena jasa ny dlm karirny. Entah bagaimana Bapak bisa langsung berada d Semarang-ibu kota prov jateng ini, beliau bersama saudara angkatny pakdhe Tanu merantau unk bekerja d Perum Perhutani Unit 1. Belum jlas jabatan apa yang di dapat kan oleh duo pojok ini, mulai dari pelatihan-pendidikan kilat-sampai di pindahkan tugas di tengah hutan belantara.
Cara ampuh Bapak belajar naik sepeda motor adalah langsung mencobanya dan terjatuh!he99...
Seorang teman meminta tolong untuk di belikan pasta gigi dari dalam kamar mandi,tanpa berpanjang lebar Bapak langs menyambar sepeda motor HONDA laki (lupa spek ny). Tentu saja Bapak yang bisa mengendarai sepeda onthel pnasaran dgn kuda besi milik temanny,namun alhasil nyungsep ke tanah motorny!he5...
Saat it bisa& punya sepeda onthel saja gengsi ny dah tinggi bgt,secarah gt lohh...Nenek adl dukun pijat dan urut tersohor di kampung,he99....
Namun sayang Aku dah lupa dengan raut wajah dan sosok ny, kt ny sih dulu sring gendong Aku walau sedang sakit paru2 gara2 rokok. Hingga kembali kepada NY...GBU,
Sepeninggal nenek kakek menikah lagi,hingga Bapak punya saudara tiri, hal ini yg membuat smakin berwarnany kluarga bpk. Ad saudara yg menekuni profesi sebagai penjual bakso solo, bak pao solo,supir di bandung,petani,dll...
Namun sayang Kami jarang berkunjung k desa pojok-jatisrono-wonogiri, biasany hanya saat lebaran saja. Itu pun Kami tidak menginap, tp lumayan lah untuk tetap menjaga tali silaturahmi.
Bapak tidak lancar membaca tulisan arab secara lancar, namun hafalan al-qur'an lebih banyak di banding anak-anakny yg sudah di didik agama sejak ingusan. Doa-doa yang di hafal pun tidak tanggung-tanggung, hal ini mungkin di pecut dari tuntutan mertua (mbah/bpk ny Ibu) yang mewajibkan sluruh anak-mantu-cucu-dst unk tetap berpegang teguh thd agama ISLAM.
Berbintang kan LEO, peringai Bapak sangat kalem, santun, dan monggo.....
Namun jangn d bangunkan singa yg sedang tidur itu, meja pun dapat di lemparny k arah U!!!wih....serem....
Paling jengkel kalau dapat pelajaran menulis dari Bapak, air mata tak akan pernah absen di saat situasi tsb. Secarah tulisanq plg jlek.....
cara gambarq jg seronok,he99...
Bpk pnya gol darah O, konon katany sih susah sakit. pernah nasib kurang baik pernah menimpa Bapak ketika sakit, karena jarang sakit Bapak merasa risi dengan rasa sakit yang di deritanny tak kunnjung sembuh. Diminumny smua obat yg ada dengan harapan cepat sembuh,namun bkan it yg d dapat ny...
Over Dosis dan harus di larikan k ruang ICU,mungkin it adl mati suri Bapak.....
Bapak bertemu Ibu di kota Cepu, tp agak k pinggir tepatny d desa batokan tempat ibu mengajar. Saat itu Bapak sudah d mutasi dari Perhutani Unit 1 Semarang ke IPKJ Cepu, sama-sama perantauan dan anak kost tentuny bersosialisasi adalah jalan kluar unk menghilangkan penat jauh dari kluarga. Katany sih ad mak comblang ny.....
hi99...
Bapak bilang kl brasal dari solo,
"Solony mn" Tanya Ibu,
"wonogiri" jelas Bpk ,
"wonogiriny sblh mn?" Detail Ibu
"desa pojok..." ujar Bapak..
wkwkwkwkwk,ad g y nama desa it d peta???
itulah yang terjadi, hingga Bapak berani memperknal kan diri k Madiun kepada ortu Ibu=Mbah/(alm. Imam sanusi). Dari pertemuan it akhirny spakat unk mengadakan acara pernikahan di kota Maospati-tempat mbah Tarti dan (alm)mbah badran, tempat dimana Ibu bersekolah. Hal ini dilakukan karena adat jawa yg menyarankan unk menggelar pesta pernikahan di tpt lain jk blm ad sethn ada saudara yg menikah, saat itu (alm)budhe Nur juga melaksanakan pernikahan pd thn it. Jd drpd niat baik di tunda, maka dipilihlah kota Maospati.
Berapa y mahar ny saat it?
1000?
5000?
10.000?
yg pasti uang itu d gunakan unk ongkos balik k cepu,he99...
Pada saat terjadi penjarahan hutan jati secara besar-besar an di daerah menden, Bapak dipanggil sebagai komandan regu dari pasukan dadakan karyawan perhutani mendampingi BRIMOB untuk menyelamatkan Hutan Jati di daerah Cepu dan sekitar ny. Bahkan tetangga sebelah rumah harus menggati bola mata ny dengan bola mata buatan karena terkena tembakan. Hali ini juga terjadi pada saat Bapak patroli di hutan bersama sekumpulan BROMOB yg kmudian di hadang oleh para penjarah hutan jati dgn d lengkapi berbagai senjata tajam warga menghadang patroli tersebut, kontan saja pasukan dadakan yg asliny karyawan kantor lari tunggang langgang berhamburan. Hal ini mendapat reaksi dari aparat yg memberikan tembakan peringatan, yg agak nyasar dan hampir mengenai Bapak.
Dulu Bapak juga sering dinas k semarang unk mengikti lelang atau sekedar diklat, oleh2 yg pling idola adalah bandeng presto.A dulu jg sring pergi k semarang unk mengunjingi nenekq/(alm)mbah sri, tpt dl dmn ayah numpang saat pertama datang k semarang karena ini adalah adek dari nenek d jatisrono.
Operasi berat juga pernah di lakoni Bapak saat ada gigi ny menimbulkan rasa sakit berlebihan karena sudah tidak berfungsi lagi dan ada gigi baru yang hendak muncul. Hal ini menjadi berbahaya karena daerah yg akan d operasi banyak terdapat syaraf dan hal-hal pentingny. Hingga saat ini bekas luka jahit masih terlihat di rahang bawah Bapak.
saat ini Bapak di beri amanah sebagai ketua RW V di desa ngelo-kec, Cepu. Tentu ny d kantor perhutani Bapak juga Masih aktif d bagian keuangan. Walaupun dulu pernah bermanuver unk ikut MLM, yang akhirny d tinggal juge.he99...
Kegemaran Bapak adalah memelihara, baik itu burung, ayam, puyuh, tanaman buah,dll...
Dulu Kami punyak burung yang bisa nyanyi garuda pancasila, ad burung puyuh yg bertelur tiap hari, phon mangga yg stiap thn berbuah, phon kdondong yg lebatny seperti hutan, dll...
It smua hasil karya Bapak...
dari Anak mu,,,
Diposkan oleh
topx_cpoe
di
21:26
0
komentar
Label: me
ISBANDIYAH
Senin, 01 Februari 2010
Lahir dengan saudara yang banyak (budhe kom, (alm)budhe nur, ibu, Om yus, bulik umi, Om edi, Bulik jujuk, Om agus, Bulik atik, Om aan) mungkin yang menjadi alasan untuk ibu ikut sekolah buliknya (mbah Tarti/ (alm) mbah badran). Tak salah juga jika mbah Tarti/ (alm) mbah badran juga memiliki 12 putra, tentunya hal ini terjadi ketika program KB belum terealisasi secara sempurna di negeri kita ini.
Kakek ku (alm) mbah Kadin Iman Sanusi bekerja di PJKA / PT.KAI(saat ini)madiun,dengan kesibukan lainnya sebagai petani. PJKA / PT.KAI kota Madiun terkenal sebagai salah satu bengkel gerbong kereta api di Indonsia,selain itu juga sebagai saksi bisu kekejaman PKI.
Selain sekolah SPG (nama sekolah untuk guru)Ibu mengajak dan ngemong ponakan-ponakannya di saat mbah Tarti/ (alm) mbah badran pergi ke pasar untuk jualan.Ada cerita yang sempat terlontar oleh Bulik Ipuk (keponakan Ibu) salah satu keponakanya sedang dipotong rambut tapi menolak, hingga akhirnya kupingnya terkena sabetan gunting (secara tak sengaja)tentunya hal ini malah menjadi suatu penglaman lucu&nakal yang teringat.
Kalau ga' salah ibu dulu sekolahnya sih tentang agama islam,tapi pas ngajar malah ngajar SD (SD N 1 Batokan). Setelah penempatan sebagai guru bantu,Ibu ditempatkan di desa Batokan, Kecamatan Kasiman-Bojonegoro(jatim). Rentetan sekolah yang pernah beliau singgahi adalah SD ngaglik, SD Sambeng, SD Caper, dll.
Saat pertama ibu sampai di Kota yang dikelilingi oleh hutan jati dan dikepung oleh bengawan Ibu kost di rumah bu Haji,sebelah masjid jami' Batokan, pernah juga Ibu kost di rumah mbah Cepu (begitu Kami menyebutnya). Kisah cintanya dengan Bapak juga berawal dari kost2 an tersebut, walaupun cerita cinta pada saat itu berbeda sangat dengan cerita cinta abad 21.
saat itu rambut kribo menjadi trend, dengan segala cara kritingisasi pun dilakukan. sepatu tinggi, celana lebar di bawah&beberapa tampilan jadul.
Hal yang sering menjadi kenang-kenangan dari setiap Murid Ibu adalah sosok guru yang "galak", baik galak dalm kegiatan mengajar maupun galak peringainya. Tapi kalau menurut ku "galak" juga,tp lbh tepatnya disiplin. Makan wajib tiga kali sehari, dirumah. Ga' ada uang saku ke sekolah kecuali saat ada jadwal olahraga,hal ini yang membuat Kami harus sarapan di rumah. Tidak ada game electric saat Kami kecil, main nitendo,gamebot,PS pun harus dilakukan secara sembunyi-sembunyi di rumah teman dan sewa. Mengajarkan banyak permainan ketangkasan (kartu/remi, halma, ular tangga, macan-macanan, dll) tentunya memaksa otak kanan dan kiri ini harus bekerja.
Efek menabung yang sampai saat ini tetap melekat di diri ku, berapa rupiah pun harus disisihkan untuk ditabung. Tapi ga' nahan kalo dah ngumpul, jd langs pngen blanja.
2hari sekali Setiap pagi/setelah sholat shubuh di masjid ibu belanja di pasar, dan langs d olah untuk menjadi sarapan Kami. Tentunya Kami sarapan sehari tiga kali, dan semuanya Kami lakukan di rumah. Masakan ny pun khas Ibu, tidak pedas!Karena Ibu dulu pernah terkena tifus (A jg pernah), pantangan itu yang menjadi alasany. Walaupun di daerah tempat tinggal Kami selera makanannya pedas.
Tugas rumah pun terbagi rata untuk anak-anak nya: cuci piring, nyapu, ngepel,dll. Jangan harap kamar/kandang U di rapikan oleh Ibu, karena itu adalah kawasan U!
Sejauh ini masih sedih jika ingat masa kelam saat ku berontak,, sampai Ibu shock dan harus di rawat inap di RS.
walaupun A sudah mulai menyusahkan saat d kandungan tp Ibu masih menjagaq...
terima ksih Ibu...
sejauh ini Ibu masih sehat wal afiat...
doa ku menyertai mu...
Diposkan oleh
topx_cpoe
di
22:36
0
komentar
Label: me
me
Kamis, 15 Oktober 2009
Now, I’m join in Industrial Engeenering of Muhammadiyah University. I stay in Perum Puncak Permata Sengkaling K-2, Malang, my origin address in Trembesi street 01/05 No.41 Ngelo, Cepu, Blora , Central Java.
I have a old sister and a old brother, my sister stay in Cepu, She is a Indonesian Lenguages’s teacher and my brother stay in Bekasi, He is a Drafter. My mother is a teacher in elementary school and my father work in Perhutani, My parents stay in Cepu.
My hobbies are reading, ride a bic cycle, music, and otomotif. I have a lot of book, such as: Religius story, civil story, comic,ensiklopedia, and so on. In Cepu I have 3 bic cycle (bmx, federal ,and a ancient bic cycle). I can play guitar and I’m the collector of rock and alternative cassette, I think the world is silent without music. In the holiday, I often help my friends in their motor cycle workshop to repair our motor cycle.
I interest to be a good man that can help my self, people beside me, my family, and all of things in the world. I hope I can finish my study on time and get a good job.
Diposkan oleh
topx_cpoe
di
12:08
0
komentar
Label: me
Bayu Agus Purnomo
Jarak klahiran masq ini hanya terpaut 1thn dgn kakakq yang pertama, sebenarny masq ini lahir di Madiun. Di rumah (alm) mbah Kadin Imam Sanusi, tapi karena tuntunan akta maka tempat lahir masq di ganti mengikuti suratan akte klahiran yaitu di kabupaten Blora tempat Kami tinggal.
Berhubung kedua saudaraq ini lahir dengan jarak waktu yang berdekatan membuat mereka mempunyai kisah bersama yang lebih banyak daripada denganq, terutama saat-saat bermain di waktu kecil. Kemanapun mereka main dapat dipastikan mereka akan bersama.
Ibu memilih Kota Madiun sebagai kota kelahiran masq ini karena waktu itu kakakq berumur 1th dan sedang aktif-aktif nya sebagai belita, dengan di pilih nya kota Madiun Ibu mendapatkan bantuan dari Nenek dan saudara-saudara disana selama proses persalinan.Maklum keluarga baru, kecil, dan apa adany.....
Saudara dan keluarga menjadi sandaran Kami saat itu,he99...
Bahkan dengan uforianya Bapak memesan satu unit bus untuk memboyong masq pulang ke Cepu, katany sih biar bisa ikut semua. Dari dulu sampai sekarang masih sama armada Bus yang berani membelah padatnya gunung kapur dan rimbunya hutan jati, adalah PO Gunung Mas. Dengan pantulan peredam kejut yang keras dan jalan yang kurang bersahabat.
Mas Bay itu lincah, dengan klincahannya smua pohon dipanjat, main tanpa ingat waktu pulang. Pernah juga Mas Bay d tali kakinya dengan kain yang dikaitkan dengan kaki meja karena hendak main. Biasanya teman main masq ini sama dengan teman main kakakq, dan pada saat itu tetangga Kami juga banyak anak yang seumuran dan sepermainan.
Saat sekolah Taman Kanank-Kanak Mas Bay sekelas dan bersama Mb Indah, Karena Mas Bay tidak mau jika ditinggal sendiri di rumah. Jadi mereka sekolah bersama sejak berada di kelas nol kecil, walaupun usia mereka terpaut satu tahun. Mereka bersekolah di TK Rimba, saat itu rumah Kami sudah berpindah dari kontrakan yang berada di sebelah sungai pembatas antara jawa timur dan jawa tengah ke rumah yang dibeli oleh Bapak-Ibu di desa Ngelo. Rumah Kami tepat berada di belakang komplek/rumah dinas Perhutani, yang terdiri dari satu kamar dan satu ruang utama. Dengan rumah minimalis tersebut menyisakan tanah yang lumayan luas, dengan pohon pisang, kolam ikan buatan, pohon pinang, dan beberapa tumbuhan rimbun lainnya.
Sesampai saat kenaikan kelas 2 SD, Mas Bay tidak bisa ikut naik kelas bersama kakakq. Hal ini memang di sengaja oleh Ibu untuk kebaikan perkembangan pendidikannya, serta sebagai interval terutama dalam hal biaya pendidikan. Sebenarnya beberapa gurunya menyayangkan hal tersebut, tetapi Masq sendiri mau mengikuti apa yang dikatakan oleh Ibu. Alhasil Masq harus mengulang kelas 1 di tahun ajaran berikutnya.
Masq senang sekali jika bermain bersama temannya, terutama teman sepermainan tetangga rumah, saat itu Masq sedang bergelantungan di jendela tetangga depan rumah Kami. Tepatnya di rumah dinas perhutani yang segala sesuatunya terbuat dari kayu, dengan jendela terbuka dan tirai sederhana yang terdiri dari kawat baja sebagai pengaitnya. Aksi bergelantungan Masq berakhir celaka, pelipisnya tersangkut ujung kawat yang tajam yang mengakibatkan luka membekas smpai saat ini dipelipis-atas matanya.
Tak berhenti disini kelincahan Masq, saat main petak umpet dengan kakakq dirumah masq ku bersenbunyi didalam lemari baju Bapak yang berisi tiga pintu. Pintu lemari yang ditutupnya dengan rapat membuat pasokan udara susah masuk ke dalam yang akhirnya membuat masq kehabisan oksigen di dalam lemari. Mungkin beberapa orang bilang Mati Lemas, yang akhirnya ditemukan Bapak-Ibu setelah Mbakq tidak berhhasil menemukanya....he99...
Bapak-Ibu sering bilang kalo Mas Bay itu Hitam karena sering main dan lupa waktu, bahkan Ibu pernah marah-marah ke Masq yang pulang larut malam. Disuruhnya membawa baju yang dipunya agar mengungsi di tempat temanny dimana dia bermain. Tapi tetap saja seperti itu, bahkan Mas Bay pernah tidur di teras rumah gara-gara tidak di buka-kan pintu rumah oleh Ibu. Biasanya patner nya sih A, kalau A masih ntn tv sampai larut malam secara diam-diam tak bukain pintu rumah. He99...
Dulu Kecamatan Cepu sering mengadakan lomba sepeda hias, pesertanya tentu siswa-siswa seluruh kecamatan. Masq dengan besutan andalannya sebuah sepeda BMX ukuran sedang dihias dengan berbagai pita dan aksesoris. Photo yang sempat terabadikan kompak sekali dengan kakakq dengan jengki, dengan kostum training yang sepadan.
ini adalah trah keluarga, setelah TK Rimba dan SD Rimba/ Ngelo 1 maka sekolah menengah pertamanya adalah SMP N 2 Cepu (ESPERO/es em pe loro), menurut cerita masq guru yang galak adalah Pak Huri-seorang guru olah raga yang memiliki disiplin dan punya cara tersendiri untuk mendisiplinkan murid-muridnya. Kendaraan masq pun telah berganti dari BMX menjadi sepeda federal, hadiah dari Bapak saat dia khitan.
Karir masq menanjak ketika sedang duduk di bangku SMU, saat itu Mas Bay memperoleh mandat sebagai Ketua OSIS (tau deh angkatan berapa,jadul pkok'e). Saat itu pun kendaraan dinas nya berubah menjadi Sepeda Unta milik Mas Wiwit (tetangga depan rumah), dengan sistem genjot bareng. Dari sepeda itu terciptalah cinta SMU antara Masq dengan gadis berinisial "D", tp maap yg ini cm cerita cinta saja karena tidak berlanjut. He99...
Saat itu juga, Mas Bay aktif di IKA-SII, juga sempat menjabat sebagai Ketua. Pernah A mengikuti event yang diadakan organisasi tersebut, yaitu lomba model dan A berhasil meraih juara pertama untuk tingkat anak-anak (brarti A tampan dong,he5...:-)
Kota Malang menjadi pilihan Mas Bay untuk menuntut ilmu dalam rangka meraih gelar S1 nya di bidang teknik sipil, terang saja Mas Bay gandrung dengan ini karena gambar tangan hasilnya sangat bagus. Sering dan tidak jarang tugas sekolahq menggambar digambarkan oleh ny. Di Universitas Muhammadiyah Malang dia menyerahkan seluruh masa mudanya untuk mengejar cita-cita sebagai arsitek, walau di lalui di jurusan teknik sipil.
Hobi main dan jarang pulang tidak berhenti saat Mas Bay kecil, saat-saat kuliah pun masih melekat di dirinya. Hiking /pendakian gunung menjadi pilihannya, bersama teman-temannya dari Cepu yang kuliah di Kota Malang dan sekitarnya. Gunung yang pernah ditaklukannya antara lain: panderman, semeru, arjuno, dll. Selain cerita menegangkan, mistis, dan mendebarkan ada pula cerita lucu yang mengiringi pendakiannya. Terjadi pada salah satu teman Mas Bay dengan jenis kelamin cowok dan berambut gondrong yang di goda oleh pemuda kampung, ketika ditoleh terlihatlah jenggot lebat teman Mas Bay dan alhasil kabur lah sang pemuda dengan membawa malu di sekujur dirinya.
Tapi ternyata kegiatan pendidikan Mas Bay sangat menyita waktu, walau di berdalih hanya dilakukan saat liburan. Akhirnya dia beralih mencari kesibukan lain dengan menjadi asisstan salah satu Laboratorium Teknik Sipil-Universitas Muhammadiyah Malang dan pernah juga Mas Bay menjadi part time di divisi Penerimaan Mahasiswa Baru-UMM. Hal ini yang membuat nama Masq menjadi naik daun di kalangan Dosen-Dosen, sering dan tidak jarang Mas BAy diajak dalam menyelesaikan suatu proyek yang di dapat oleh dosennya. Mulai dari pembangunan pabrik, terminal, pom bensin,dll.
Di mulai dari hal tersebut Mas Bay menentukan pilihanya untuk menetap di Malang dan meminta kepada Bapak-Ibu untuk dibelikan sebuah rumah, yang fungsinya sebagai tempat tingal, investasi, serta mengurangi pengeluaran untuk kost. Jodoh pun masih jauh diangan, cew yang di taksir pun sepertinya telah jatuh di tangan pria lain.he99....(yg ini sih gosip dr tmn2 kost ny)
Manusia berencana, Allah yang menentukan. Saat ada pertemuan Keluarga Besar Roesmarkam di rumah tante Nuril (blimbing-malang) Mas Bay berkenalan dengan Kak Ina-Keponakan dari tante Nuril asli Kalsel tp menetap di JKT dan sedang magang di Bandara Juanda. Kebetulan saat itu sedang libur dan Kak Ina menghadiri acara tiga bulanan tersebut, dan mereka pun mulai saling mengenal satu sama lain.
Kata Ibu ini emang rencana yang sudah disusun antara Ibu-Om Yus-tante Nuril. Mantap tho...
he99...
Setelah selesai magang di Bandara Juanda Kak Ina kembali terbang ke JKT, dan cinta mereka harus dilaksanakan secara jarak jauh. Tentu HP dan email adalah tools yg mereka gunakan dalam melipur rindu...
Perkenalan merekapun berlanjut ke pelaminan, dan saat ini telah dikarunia seorang putra bernama Satrio Bagas Purnomo. Dan Mas Bay pun menetap di Jakarta-Bekasi bersama anak dan istriny, dan bekerja di salah satu kontraktor ternama.
so par ,so gud...
koen my borther...
tenk kyu por all..........
Indah Yuli Prastiani
Kondisi fisik Mb. Indah saat kecil sangatlah subur/gemuk, bahkan mendapat predikat "gentong", karena badannya yg gemuk amat. Tp walaupun cewk kkakq ini adalah seorang pemberani dan gualak,mungkin ini kturunan dari Ibu.he99...
Sekolah TK favorit keluarga Kami adalah di TK Rimba-Ngelo, sebelah selatan rumah Kami dan berjarak sekitar 200m. Sebuah sekolah Taman Kanak-Kanak yang dikolola oleh Perhutani, tempat Bapak bekerja. Selain dekat dengan rumah banyak teman bermain kakak yang sekolah di sana juga, hal ini yang kmudian menjadi alasan kanapa sekolah sederhana binaan orang rimba itu dipilih.
Setelah lulus TK, kakak berlanjut skula d SD rimba, ato sekarang berubah nama menjadi SD N Ngelo 1 cepu. Saat SD kakakq dah sering ikut lomba baca puisi, dah sering dikirm oleh sekolah untuk mewakili di tingkat kecamatan. Hal ini di dukung sepenuhny oleh Ibu, Ibu juga bisa mengajari baca puisi karena Ibu Kami adalah seorang Guru SD.
Sepeda yg digunakan kakaq adalah sepeda jengki/speda cewk yg ad boncengan&kranjang di depan, bahkan dulu waktu q masih kecil A sring di bonceng di kranjang itu. Bahkan sampai kakakq sekolah SMA pun sepeda itu masih tetap setia menemaniny.
Trek berikutny adalah SMP N 2 Cepu, saat itu sekolah ini adalah sekolah favorit dan elite. Sampai sekarang pun masih tetap seperti itu, namun persaingan dunia pendidikan semakin ketat. Saat itu pun kakakq masih rutin mengikuti perlombaan baca puisi, dan hampir menjadi murid pling d hafal oleh guru bahasa indonesia.
Dari SMP N 2 Cepu ini kakakq banyak menemukan sahabat yang luar biasa, dan dari beberapa back ground kehidupan. Ada teman yang dekat rumah, ada yg putri dari pimpinan bapak d kantor, ada yg rumah ny jauh di kota cepu, dll. Namun kl d cek dari foto-foto yg ada, mereka sangatlah akrab dan dekat. Sekolah pun sekelas, Kelompok seni dan pentas juga sekelas, dan masih banyak lagi.
Tapi sayang, begitu masa SMP itu berakhir mereka harus berpisah dengan beberapa teman mereka. Kakakq harus sekolah d SMA N 2 Cepu, yang berada di desa Mrenung-cepu. Yang berjarak 15 km dari tempat tinggal Kami, setiap pagi sepeda kakakq d ttp kan d rmh tmnny unk gnt naik angkota langgananny. SMA N 2 Cepu adalah salah satu SMA Negeri yg ada d kota Kami, walaupun namany adlh sekolahan cepu tp ternyata lokasi ny amat jauh. Bahkan waktu pertama Kami berkunjung kesana sekolah tersebut masih dikelilingi oleh sawah-sawah. Namun disayangkan, selain jauh jalan menuju ksna jg krg di perhatikan oleh pemerintah.
Hal yg ckup mlelahkan...
pernah suatu ketika, saat penerimaan raport kakaq lupa untuk membawanya plg. Uhh...Ternyata masih tertinggal di kolong meja tempat kakaku duduk, hampir saja Bapak marah besar krn dikirany raport tersbt hilang.
Sebenarny dulu kakakq jg mendaftar d SMA N 1 Cepu yg secara geografis lebih dekat dengan rumah Kami, namun DANEM berkata lain. Ada juga beberapa oknum yg memberi penawaran unk memesukan kakakq k SMA tsb, tp dgn syarat tertentu (mahar) namun Bapak&Ibu menolak secara mentah-mentah. Kalau dari mencari sekolah saja sdh KKN, gimana saat kerja nanti???!!!!!
Seusai SMA, kakak melanjutkan kisah ny d kota Jogja, tepatny d daerah ring road utara-kamps AMIKOM "tempaT kuliahny org berdasi" he99...
Hal ini lebih dipengaruhi oleh banyak ny keluarga yg sekolah disana dan sedang ngetrend ny tentang komputer. Kakakq mengambil jurusan Manajemen Informatika, selain aktif kuliah kakakq juga aktif d kegiatan remaja Masjid dekat kost. Bahkan sempat juga menjabat sebagai sekertaris umum HMI d jogja.
Dengan membludaknya penggemar dunia IT, kakakq tidak kbagian tpt d dunia kerja dan akhirny memutuskan unk skula lg d bidang pendidikan bahasa indonesia d Univ. Kanjuruhan Malang.
Syukurlah, saat ini kakakq sudah mengajar d SMEA Negeri&SMP Muh Cepu...
Kakaka juga telah di karunia i 2 orang anak (putra&putri/Hanif&nurul), dari pernikahany dengan mz Fatihk...
Selain aktif sebagai pengjr kakakq juga aktif sebagai penyuluh KB d beberapa desa d kecamtan Cepu, d bwh koordinasi langsung dari Semarang...
Tak dapat di pungkiri kakakq juga sebagai panutan&inspirasiq....
tenk kyu por all...
JATNO
Terlahir dari pasangan (mbah) Kartono dan (alm) Kariyem sebagai putra tunggal, sebenarnya Bapak punya adik cewek tp meninggal waktu kecil karena sakit dan msh jauh dari pertolongan dokter. Mungkin hanya obat tradisional serta jampi-jampi dukun yang ada. Adat jawa kraton masih sangat melekat di desa pojok, hal ini mungkin dipengaruhi oleh letak geografisnya yang dekat-dekat jauh dengan kota Ngayogyakarta dan Surakarta walaupun harus naik-turun gunung serta menyeberangi sungai untuk sampai ke sana.
Banyak juga cerita mistis yang sering di ungkap bapak mengenai masa kecil dan cerita di desa nya, tapi tak se-vulgar ap yg d ungkap oleh entertaiment. mulai dari cerita aneh, mistis, kejawen, sampai hal-hal yang dianggap lucu oleh orang yg tinggal jauh dari suasana pedesaan. Selain itu desa tempat Bapak dilahirkan dikenal dengan "gaplek" makanan yang terbuat dari nasi aking/agak basi yang kmudian d olah unk d konsumsi,hal ini bisa terjadi krn krg meratany perhatian pemerintah di masa itu. Tentunya jika musim panen belum tiba dan persediaan beras sudah menipis, gaplek lah alternatif ny.
Selain terkenal sebagai penghasil gaplek, wonogiri juga terkenal dengan waduk gajah mungkur, yang membuat 3desa harus bertransmigrasi ke beberapa pulau yang masih sepi demi suksesi irigasi. Selain untuk irigasi waduk buatan itu juga digunakan sbg sarana wisata masyarakat sekitar dan sebagai pembangkit listrik tenaga air.
Dulu waktu Bapak Sekolah Rakyat/ SR (sekrg SD) harus menempuh jarak lebih dari 10 km dengan berjalan kaki,maklum kendaraan umum dan kendaraan pribadi lainnya belum familiar saat itu d indonesia. Kalo pun ada Bapak enggan untuk menumpang, kata ny pusing kl liat pohon bergerak. Padahal itu hanya efek mabuk kendaraan.
Riwayat Sekolah Bapak tak berhenti disini&disana, Bapak melanjutkan ke ST/Sekolah Teknik. Bukan sarjana teknik, tp kyk ny kl skrg SMK/STM. Entah ap yg mendorong Bapak untuk tetap melanjutkan sekolah, padahal banyak teman2ny yg lebih memilih untuk membajak sawah dan memelihara "rojokoyo" (sapi,kambing,kebo,dll).
Bapak memiliki Bapak Angkat yang di hormati karena jasa ny dlm karirny. Entah bagaimana Bapak bisa langsung berada d Semarang-ibu kota prov jateng ini, beliau bersama saudara angkatny pakdhe Tanu merantau unk bekerja d Perum Perhutani Unit 1. Belum jlas jabatan apa yang di dapat kan oleh duo pojok ini, mulai dari pelatihan-pendidikan kilat-sampai di pindahkan tugas di tengah hutan belantara.
Cara ampuh Bapak belajar naik sepeda motor adalah langsung mencobanya dan terjatuh!he99...
Seorang teman meminta tolong untuk di belikan pasta gigi dari dalam kamar mandi,tanpa berpanjang lebar Bapak langs menyambar sepeda motor HONDA laki (lupa spek ny). Tentu saja Bapak yang bisa mengendarai sepeda onthel pnasaran dgn kuda besi milik temanny,namun alhasil nyungsep ke tanah motorny!he5...
Saat it bisa& punya sepeda onthel saja gengsi ny dah tinggi bgt,secarah gt lohh...Nenek adl dukun pijat dan urut tersohor di kampung,he99....
Namun sayang Aku dah lupa dengan raut wajah dan sosok ny, kt ny sih dulu sring gendong Aku walau sedang sakit paru2 gara2 rokok. Hingga kembali kepada NY...GBU,
Sepeninggal nenek kakek menikah lagi,hingga Bapak punya saudara tiri, hal ini yg membuat smakin berwarnany kluarga bpk. Ad saudara yg menekuni profesi sebagai penjual bakso solo, bak pao solo,supir di bandung,petani,dll...
Namun sayang Kami jarang berkunjung k desa pojok-jatisrono-wonogiri, biasany hanya saat lebaran saja. Itu pun Kami tidak menginap, tp lumayan lah untuk tetap menjaga tali silaturahmi.
Bapak tidak lancar membaca tulisan arab secara lancar, namun hafalan al-qur'an lebih banyak di banding anak-anakny yg sudah di didik agama sejak ingusan. Doa-doa yang di hafal pun tidak tanggung-tanggung, hal ini mungkin di pecut dari tuntutan mertua (mbah/bpk ny Ibu) yang mewajibkan sluruh anak-mantu-cucu-dst unk tetap berpegang teguh thd agama ISLAM.
Berbintang kan LEO, peringai Bapak sangat kalem, santun, dan monggo.....
Namun jangn d bangunkan singa yg sedang tidur itu, meja pun dapat di lemparny k arah U!!!wih....serem....
Paling jengkel kalau dapat pelajaran menulis dari Bapak, air mata tak akan pernah absen di saat situasi tsb. Secarah tulisanq plg jlek.....
cara gambarq jg seronok,he99...
Bpk pnya gol darah O, konon katany sih susah sakit. pernah nasib kurang baik pernah menimpa Bapak ketika sakit, karena jarang sakit Bapak merasa risi dengan rasa sakit yang di deritanny tak kunnjung sembuh. Diminumny smua obat yg ada dengan harapan cepat sembuh,namun bkan it yg d dapat ny...
Over Dosis dan harus di larikan k ruang ICU,mungkin it adl mati suri Bapak.....
Bapak bertemu Ibu di kota Cepu, tp agak k pinggir tepatny d desa batokan tempat ibu mengajar. Saat itu Bapak sudah d mutasi dari Perhutani Unit 1 Semarang ke IPKJ Cepu, sama-sama perantauan dan anak kost tentuny bersosialisasi adalah jalan kluar unk menghilangkan penat jauh dari kluarga. Katany sih ad mak comblang ny.....
hi99...
Bapak bilang kl brasal dari solo,
"Solony mn" Tanya Ibu,
"wonogiri" jelas Bpk ,
"wonogiriny sblh mn?" Detail Ibu
"desa pojok..." ujar Bapak..
wkwkwkwkwk,ad g y nama desa it d peta???
itulah yang terjadi, hingga Bapak berani memperknal kan diri k Madiun kepada ortu Ibu=Mbah/(alm. Imam sanusi). Dari pertemuan it akhirny spakat unk mengadakan acara pernikahan di kota Maospati-tempat mbah Tarti dan (alm)mbah badran, tempat dimana Ibu bersekolah. Hal ini dilakukan karena adat jawa yg menyarankan unk menggelar pesta pernikahan di tpt lain jk blm ad sethn ada saudara yg menikah, saat itu (alm)budhe Nur juga melaksanakan pernikahan pd thn it. Jd drpd niat baik di tunda, maka dipilihlah kota Maospati.
Berapa y mahar ny saat it?
1000?
5000?
10.000?
yg pasti uang itu d gunakan unk ongkos balik k cepu,he99...
Pada saat terjadi penjarahan hutan jati secara besar-besar an di daerah menden, Bapak dipanggil sebagai komandan regu dari pasukan dadakan karyawan perhutani mendampingi BRIMOB untuk menyelamatkan Hutan Jati di daerah Cepu dan sekitar ny. Bahkan tetangga sebelah rumah harus menggati bola mata ny dengan bola mata buatan karena terkena tembakan. Hali ini juga terjadi pada saat Bapak patroli di hutan bersama sekumpulan BROMOB yg kmudian di hadang oleh para penjarah hutan jati dgn d lengkapi berbagai senjata tajam warga menghadang patroli tersebut, kontan saja pasukan dadakan yg asliny karyawan kantor lari tunggang langgang berhamburan. Hal ini mendapat reaksi dari aparat yg memberikan tembakan peringatan, yg agak nyasar dan hampir mengenai Bapak.
Dulu Bapak juga sering dinas k semarang unk mengikti lelang atau sekedar diklat, oleh2 yg pling idola adalah bandeng presto.A dulu jg sring pergi k semarang unk mengunjingi nenekq/(alm)mbah sri, tpt dl dmn ayah numpang saat pertama datang k semarang karena ini adalah adek dari nenek d jatisrono.
Operasi berat juga pernah di lakoni Bapak saat ada gigi ny menimbulkan rasa sakit berlebihan karena sudah tidak berfungsi lagi dan ada gigi baru yang hendak muncul. Hal ini menjadi berbahaya karena daerah yg akan d operasi banyak terdapat syaraf dan hal-hal pentingny. Hingga saat ini bekas luka jahit masih terlihat di rahang bawah Bapak.
saat ini Bapak di beri amanah sebagai ketua RW V di desa ngelo-kec, Cepu. Tentu ny d kantor perhutani Bapak juga Masih aktif d bagian keuangan. Walaupun dulu pernah bermanuver unk ikut MLM, yang akhirny d tinggal juge.he99...
Kegemaran Bapak adalah memelihara, baik itu burung, ayam, puyuh, tanaman buah,dll...
Dulu Kami punyak burung yang bisa nyanyi garuda pancasila, ad burung puyuh yg bertelur tiap hari, phon mangga yg stiap thn berbuah, phon kdondong yg lebatny seperti hutan, dll...
It smua hasil karya Bapak...
dari Anak mu,,,
ISBANDIYAH
Lahir dengan saudara yang banyak (budhe kom, (alm)budhe nur, ibu, Om yus, bulik umi, Om edi, Bulik jujuk, Om agus, Bulik atik, Om aan) mungkin yang menjadi alasan untuk ibu ikut sekolah buliknya (mbah Tarti/ (alm) mbah badran). Tak salah juga jika mbah Tarti/ (alm) mbah badran juga memiliki 12 putra, tentunya hal ini terjadi ketika program KB belum terealisasi secara sempurna di negeri kita ini.
Kakek ku (alm) mbah Kadin Iman Sanusi bekerja di PJKA / PT.KAI(saat ini)madiun,dengan kesibukan lainnya sebagai petani. PJKA / PT.KAI kota Madiun terkenal sebagai salah satu bengkel gerbong kereta api di Indonsia,selain itu juga sebagai saksi bisu kekejaman PKI.
Selain sekolah SPG (nama sekolah untuk guru)Ibu mengajak dan ngemong ponakan-ponakannya di saat mbah Tarti/ (alm) mbah badran pergi ke pasar untuk jualan.Ada cerita yang sempat terlontar oleh Bulik Ipuk (keponakan Ibu) salah satu keponakanya sedang dipotong rambut tapi menolak, hingga akhirnya kupingnya terkena sabetan gunting (secara tak sengaja)tentunya hal ini malah menjadi suatu penglaman lucu&nakal yang teringat.
Kalau ga' salah ibu dulu sekolahnya sih tentang agama islam,tapi pas ngajar malah ngajar SD (SD N 1 Batokan). Setelah penempatan sebagai guru bantu,Ibu ditempatkan di desa Batokan, Kecamatan Kasiman-Bojonegoro(jatim). Rentetan sekolah yang pernah beliau singgahi adalah SD ngaglik, SD Sambeng, SD Caper, dll.
Saat pertama ibu sampai di Kota yang dikelilingi oleh hutan jati dan dikepung oleh bengawan Ibu kost di rumah bu Haji,sebelah masjid jami' Batokan, pernah juga Ibu kost di rumah mbah Cepu (begitu Kami menyebutnya). Kisah cintanya dengan Bapak juga berawal dari kost2 an tersebut, walaupun cerita cinta pada saat itu berbeda sangat dengan cerita cinta abad 21.
saat itu rambut kribo menjadi trend, dengan segala cara kritingisasi pun dilakukan. sepatu tinggi, celana lebar di bawah&beberapa tampilan jadul.
Hal yang sering menjadi kenang-kenangan dari setiap Murid Ibu adalah sosok guru yang "galak", baik galak dalm kegiatan mengajar maupun galak peringainya. Tapi kalau menurut ku "galak" juga,tp lbh tepatnya disiplin. Makan wajib tiga kali sehari, dirumah. Ga' ada uang saku ke sekolah kecuali saat ada jadwal olahraga,hal ini yang membuat Kami harus sarapan di rumah. Tidak ada game electric saat Kami kecil, main nitendo,gamebot,PS pun harus dilakukan secara sembunyi-sembunyi di rumah teman dan sewa. Mengajarkan banyak permainan ketangkasan (kartu/remi, halma, ular tangga, macan-macanan, dll) tentunya memaksa otak kanan dan kiri ini harus bekerja.
Efek menabung yang sampai saat ini tetap melekat di diri ku, berapa rupiah pun harus disisihkan untuk ditabung. Tapi ga' nahan kalo dah ngumpul, jd langs pngen blanja.
2hari sekali Setiap pagi/setelah sholat shubuh di masjid ibu belanja di pasar, dan langs d olah untuk menjadi sarapan Kami. Tentunya Kami sarapan sehari tiga kali, dan semuanya Kami lakukan di rumah. Masakan ny pun khas Ibu, tidak pedas!Karena Ibu dulu pernah terkena tifus (A jg pernah), pantangan itu yang menjadi alasany. Walaupun di daerah tempat tinggal Kami selera makanannya pedas.
Tugas rumah pun terbagi rata untuk anak-anak nya: cuci piring, nyapu, ngepel,dll. Jangan harap kamar/kandang U di rapikan oleh Ibu, karena itu adalah kawasan U!
Sejauh ini masih sedih jika ingat masa kelam saat ku berontak,, sampai Ibu shock dan harus di rawat inap di RS.
walaupun A sudah mulai menyusahkan saat d kandungan tp Ibu masih menjagaq...
terima ksih Ibu...
sejauh ini Ibu masih sehat wal afiat...
doa ku menyertai mu...
me
Now, I’m join in Industrial Engeenering of Muhammadiyah University. I stay in Perum Puncak Permata Sengkaling K-2, Malang, my origin address in Trembesi street 01/05 No.41 Ngelo, Cepu, Blora , Central Java.
I have a old sister and a old brother, my sister stay in Cepu, She is a Indonesian Lenguages’s teacher and my brother stay in Bekasi, He is a Drafter. My mother is a teacher in elementary school and my father work in Perhutani, My parents stay in Cepu.
My hobbies are reading, ride a bic cycle, music, and otomotif. I have a lot of book, such as: Religius story, civil story, comic,ensiklopedia, and so on. In Cepu I have 3 bic cycle (bmx, federal ,and a ancient bic cycle). I can play guitar and I’m the collector of rock and alternative cassette, I think the world is silent without music. In the holiday, I often help my friends in their motor cycle workshop to repair our motor cycle.
I interest to be a good man that can help my self, people beside me, my family, and all of things in the world. I hope I can finish my study on time and get a good job.

